MIMPI SYEIKH YUSUF BIN ISMA’IL AN-NABHANI TENTANG IBNU TAIMIYAHOleh : K.H. Thobary Syadzily
Tak diragukan lagi di kalangan dunia Islam bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (lahir 10 Rabi’ul Awwal 661 H / 22 Januari 1263 M & wafat 20 Dzul-Hijjah 728 H / 26 Oktober 1328 M) adalah seorang ulama besar yang keilmuannya bagaikan samudera yang sangat luas. Namun sangat disayangkan ajarannya sangat bertentangan dengan jumhur ulama salaf dan khalaf. Di satu sisi beliau menolong memajukan Islam dengan keilmuannya. Di sisi lain, beliau menghancurkan Islam dengan ajarannya sendiri. Karena, beliau dengan terang-terangan mengharamkan ziarah kubur ke makam Nabi SAW, istighatsah, dan tawassul kepada Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi lainnya. Begitu pula kepada para waliyullah dan ulama-ulama lainnya. Pada suatu malam hari tanggal 27 Ramadhan 1319 H / 7 Januari 1902 M ada seorang ulama besar yang shaleh, bernama Syeikh Yusuf bin Isma’il An-Nabhani bermimpi tentang Ibnu Taimiyah. Di dalam mimpinya itu, Syaikhul Ibnu Taimiyah berwarna kulit sawo matang sedang berdiri dengan kehebatan keilmuannya. Namun, keadaan wajah dan badan beliau kurus kerempeng (sangat kurus dan tidak berdaging) dan berdebu (kotor penuh dengan debu). Hal itu diterangkan di dalam kitab karangan beliau sendiri yang bernama kitab “Syawahidul Haq” karya Syeikh Yusuf bin Isma’il An-Nabhani, cetakan “ Darul Fikr” Beirut Libanon halaman 52. Semoga Allah menerima amal-amal shaleh beliau & mengampuni segala dosa-dosanya ! Awas dilarang mencela dan memaki beliau ! Karena, celaan dan makian itu bukan dari ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah.